SMK N JENAWI JUARA 1

SMK NEGERI JENAWI JUARA 1 SISWA TELADAN

SEMARANG - Dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tahun 2019 di Yogyakarta, Kontingen Jawa Tengah berhasil merebut 11 dari 32 emas. Provinsi yang di dalamnya ada Candi Borobudur tersebut menjadi juara umum.

Piala yang dibawa dari 22 bidang keahlian yang dilombakan. Beberapa bidang lomba yang dimenangkan di antaranya Juara I Auto Body Repair (SMKN 2 Salatiga), Juara 1 Automobile Technology (SMKN 3 Kendal), dan Joinery (SMKN 2 Kebumen).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumetri, mengaku bangga atas raihan prestasi tersebut. Itu merupakan kerja keras semua pihak.

“Alhamdulillah, ini merupakan kerja keras dari pembimbing dan anak anak serta para kepala sekolah. Hasil ini adalah untuk mereka sendiri dan sebagai pemicu lebih baik lagi di masa depan,” ungkapnya.

Pelaksanaan LKS SMK 2019 digelar pada tanggal 7-13 Juli 2019 di empat tempat. Yaitu, Jogja Expo Center, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMKN 6 Yogyakarta, dan di Hotel Grand Dafam.

Kegiatan yang diselenggarakan bagi siswa SMK seluruh Indonesia ini melombakan total 32 bidang dan diikuti oleh 759 siswa SMK dari 34 provinsi.

SEKOLAH BERBASIS KARAKTER

SEKOLAH BERBASIS KARAKTER

SEKOLAH BERBASIS KARAKTER

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah Dasar Standar Nasional (SDSN) 12 Bendungan Hilir (Benhil) diresmikan menjadi sekolah kepemimpinan berbasis karakter pertama di Indonesia. Selasa (1/11/2011), di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Kepala SDSN 12 Benhil, Muryati mengatakan, peresmian sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah kepemimpinan berbasis karakter berangkat dari kesadaran sejumlah pihak akan pentingnya karakter kepemimpinan dalam diri anak sejak dini. Ia mengatakan, untuk membangun karakter seluruh siswa ia menggulirkan program The Leader in Me di sekolahnya tersebut. The Leader in Me merupakan suatu program dari FranklinCovey Education Solution untuk membangun karakter anak didik sejak dini melalui pengembangan karakter kepemimpinan dengan menggunakan pendekatan sekolah secara menyeluruh melalui pembentukan budaya sekolah. "Ini sesuai dengan semangat pendidikan karakter kebangsaan yang dicanangkan oleh pemerintah," kata Muryati. Ia menambahkan, dengan mengadopsi program The Leader in Me di sekolahnya, maka dalam kegiatan sehari-hari para anak didik akan diajak untuk menerapkan 7 habits (tujuh kebiasaan), yaitu, jadilah proaktif, mulai dengan tujuan akhir, dahulukan yang utama, berpikir menang-menang, mengerti baru dimengerti, sinergi, dan mengembangkan diri. The Leader in Me diberikan kepada seluruh siswa melalui transfer pengetahuan dari para pendidik, baik melalui materi ajar kurikulum, melalui teladan seluruh komponen sekolah, hingga praktik-praktik kepemimpinan di dalam dan luar kelas. Muryati nenjelaskan, budaya kepemimpinan akan diselaraskan dengan sistem dan tradisi, lingkungan fisik, dan kurikulum sekolah. Program The Leader in Me ini diterapkan melalui pendekatan yang melibatkan seluruh komponen sekolah. "Tugas kita memunculkan potensi dari diri anak, tentu akan dikombinasikan dengan kegiatan pada pelajaran yang diintegerasikan dengan kurikulum nasional," ujarnya. Program The Leader in Me telah diterapkan di 668 sekolah di dunia. Di Indonesia, SDSN 12 Benhil merupakan sekolah negeri pertama yang menerapkan program sekolah kepemimpinan berbasis karakter. Dipilihnya SDSN 12 Benhil untuk menerapkan program tersebut diharapkan akan menjadi sekolah percontohan pembentukan karakter yang terintegrasi di kalangan sekolah negeri lainnya. Dalam waktu enam bulan ke depan, transformasi SDSN 12 Benhil dalam mengaplikasikan pembentukan karakter di lingkungan sekolah sudah mulai terlihat

OSIS

OSIS SMK NEGERI JENAWI

Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.

Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.
Sebelum lahirnya OSIS, di sekolah-sekolah tingkat SLTP dan SLTA terdapat organisasi yang bebagai macam corak bentuknya. Ada organisasi siswa yang hanya dibentuk bersifat intern sekolah itu sendiri, dan ada pula organisasi siswa yang dibentuk oleh organisasi siswa di luar sekolah. Organisasi siswa yang dibentuk dan mempunyai hubungan dengan organisasi siswa dari luar sekolah, sebagian ada yang mengarah pada hal-hal bersifat politis, sehingga kegiatan organisasi siswa tersebut dikendalikan dari luar sekolah sebagai tempat diselenggarakannya proses belajar mengajar.

@2020 SMK Negeri Jenawi Karanganyar